menyiksa ku dalam setiap nafas
cerita kita tak seindah imanjinasi
Pergi tak menanggalkan kabarpun
menghilang demi orang lain disana
sesalpun terus melanda
menghinggapi entah sampai kapan
aku bisa berbuat apa
hanya menunggu dirimu tentang putusan
tak jauh harapan tentang kesedihan
mengucilkanku dari sebuah kebahagiaan
demi orang lain disana
kepadanya kau berbahagia
penantian datang sembari tertawa
menandakan kenistaan kisah asmara
seribu tahun penantian terasa lamanya
menandakan ku masih belum kuasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar