Kamis, 27 Desember 2012

Puisi 25 Desember~ Penantian sia-sia

menyiksa ku dalam setiap nafas
cerita kita tak seindah imanjinasi
Pergi tak menanggalkan kabarpun
menghilang demi orang lain disana

sesalpun terus melanda
menghinggapi entah sampai kapan
aku bisa berbuat apa
hanya menunggu dirimu tentang putusan

tak jauh harapan tentang kesedihan
mengucilkanku dari sebuah kebahagiaan
demi orang lain disana
kepadanya kau berbahagia

penantian datang sembari tertawa
menandakan kenistaan kisah asmara
seribu tahun penantian terasa lamanya
menandakan ku masih belum kuasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar