Kamis, 27 September 2012

Diriku Melupakan Cinta Pertama

Mengapa Kau megkhabarkan kebahagiaan yng kau rasakan diatas kebahagiannya kebahgiaanmu sendiri. tidakkah kau menularkannya pada diriku yg sudah lama akan penantianku.
itu secara nyata telah m'buat ingataanQ kmbali ke peristiwa bersamamu.
seperti kau telah mendaratkankan kembali benturan.
bukankah aku sekarang sedang terpuruk ??
bukankah aku sedang tenggelam dalam ingatan masa lalu nan kelam ??
Kau tak tau menau kan hal diriku, melainkan engkau bermain didalam khayalanku bersama orang2 yang kau terima dengan cinta,

Tertawa dalam seraingkain tangisanku , ,

gambaran indah yng telah q rangkai berhari-hari, berminggu-minggu, sampai berbulan-bulan,
gambaran yang sedianya q siapkan dalam jangka panjang dimasa depan,,

Hancur dalam genngaman TAKDIR..
malah kau membantu takdir meluluh lantakkan jiwa dan semua ragaku,,

ARRRGGGGH..!!
teriakku mencoba mengontrol Amarah yang bergejolak.

sudahlah !!
bisakah aq melawan semua ini, bukankah aku berada dibawah kekuasaan takdir, !?
itulah hidup. "Rencana tak seindah fakta"

imajinasi yang dulu telah q rangkai seindah mungkin, kini sudah terbengkalai dengan lumut2 yang menghinggapi.
kubuang semua itu, ku hancurkan semuanya demi diriku tuk masa depan lebih baik meski kadang q masih menoleh kebelakang..

Pada akhirnya, datang padaQ WAKTU tuk bisa melupakanmu.
keindahan mulai tampak jelas didepanku. dunia yang dulu kelabu kini sudah beranjak Hijau menghiasi gerak aktifitasQ..

mataku kucoba melihat indahnya hidup yang berpeluang semakin indah pula, menjadi diri yang seperti dulu, kembali bangkit dari keterpurukan.

hmm... :)
Aku tersenyum melihat diriku bisa menenggelamkan dirimu, menghancurkanmu, dan menjadikanmu tak pernah ada dalam sejarah kehidupanku,

sekarang dirimu layaknya seperti angin yang datang untuk orang lain, tak sedikitpun aku terusik lagi oleh dirimu,
disaat kau menerpaku saat itulah kamu kemudian Lenyap menghilang, dan aku hanya ingin menyelipkan sedikit kata2 kepadamu, , ,

berterimakasihlah kepada seseorang yng membuat aq lupa padamu. ^_

TAQWA

berikut ini saya sedikit uraikan makna dari TAQWA yang saya kutip dari kitab kecil Taisiirul khallaq.

TAQWA- mungkin pengertian simpelnya adalah menjalankan semua perintah Allah dan menjauhi semua larangannya, tpi makna Taqwa sendiri bukanlah seperti itu.

menjalankan semua perintah, disini bukanlah amal-amalan wajib saja yang dikerjakan seperti salat, puasa, zakat dll, melainkan amal-amalan yang memang dianjurkan (Sunnah) seperti salat sunnah Qabliah-Ba'diyah, salat Tahajjud dsb. begitu juga dengan meninggalkan larangannya, jadi bukan ketika kita harus meninggalkan yang haram melainkan juga yang tidak disukai Allah (makruh).

jadi, tidak dikatakan taqwa pabila seseorang hanya mengerjakan perintah yang diwajibkan dan meninggalkan sesuatu yang sudah dihukumi haram melainkan juga melaksanakan perbuatan yang besifat anjuran dan meninggalkan perbuatan yang tidak disenangi oleh agama walaupun pekerjaan itu tidak termasuk dalam kategori dosa bagi pelakunya.

dan ketika hal ini benar-benar diterapakan maka manusia telah mencapai tingkatan taqwa dan akan mendapatkan kehidupan yang baik.

sementara untuk bisa meraih Taqwa, secara garis besar ada 3 hal, yaitu :

1. Merasa hamba yang lemah.
memang manusia tercipta dalam keadaan Dha'if, sehingga ketika kita memiliki sebuah rencana tidak semua apa yang kita rencanakan dapat terealisasikan, manusia hanyalah berencana  yang menentukan ialah Allah.

2. Mengingat semua kebaikan Allah
Allah memiliki sifat ar-Rahman dan ar-Rahim kasing sayangnya melebihi kasih sayang yang pernah ada dimuka bumi, ketika manusia melupakan Allah karena kehidupan duniawi dan kemudian kembali ketika terpuruk dalam usahanya pada saat itu Allah selalu dekat dengan hambanya.
maka, haruslah ingat bahwa nikmat Allah yang telah diberikan kepada mausia tak dapat dihitung sekalipun dengan tekhnologi yang sangat sangat canggih.
"Dan jika kalian menghitung nikmat Allah, maka kalian tak dapat menghitungnya."(An-Nahl:18)

3. Mengingat Mati
ketika kita dihadapkan dengan kematian maka pasti kita akan sibuk untuk memperbanyak amal ibadah untuk bekal menghadapinya, 
perlu bekal yang sangat banyak untuk menghadapi kematian, yaitu memperbanyak amal-amal salih dan meninggalkan sejauh mungkin amal-amal kejelekan, dan hal inilah yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga semakin kita mengingatnya maka semakin terdorong untuk tidak mengerjakan keburukan dan akan semakin giat dalam taat melaksanakan perintahnya.

Catatan terakhir

kubuat caTatan Ni Dengan Keadaan Hati yanG masih teriris pedih Oleh Keadaan Yg Trus Menghinggapi jiwa dan FikiranQ,,,

Tangisan yng Kadang Menetes di Kesendirian Q..Keramaian Disampingku Hnya mmbuatQ sejenak Bisa MelupakanMU

Takk Tau Lagi,,??
Kpan Anugerah tuhan yng berupa Cinta Ini Dapat Q singkirkan,,CInta Yang Sudah Terlarang Oleh Waktu..

Namun Siapakah Aq ?? Aku hanyalah hamba yng hanya bisasa Men
erima Dan Menerima Sebuah k'Pastian Yng MutlaK,,Tak Bisa Melawan N Ta' Bisa Memberontak..

Itulah Kenyataan Hidup Yg Takkan bisa di Nafikkan Oleh Siapapun,,Namun Dibalik Sebuah Fakta Ini,,,

Q meyakini Bahwa,, Q SEnang dan bahagia Bahwa Di Ujung Sana T'lah Bersiap-siap Sebuah keindahan Yang Kan MenyambutQ di Hari Es00k..

@091011 :')