Mengapa Kau megkhabarkan kebahagiaan yng kau rasakan diatas kebahagiannya kebahgiaanmu sendiri. tidakkah kau menularkannya pada diriku yg sudah lama akan penantianku.
itu secara nyata telah m'buat ingataanQ kmbali ke peristiwa bersamamu.
seperti kau telah mendaratkankan kembali benturan.
bukankah aku sekarang sedang terpuruk ??
bukankah aku sedang tenggelam dalam ingatan masa lalu nan kelam ??
Kau tak tau menau kan hal diriku, melainkan engkau bermain didalam khayalanku bersama orang2 yang kau terima dengan cinta,
Tertawa dalam seraingkain tangisanku , ,
gambaran indah yng telah q rangkai berhari-hari, berminggu-minggu, sampai berbulan-bulan,
gambaran yang sedianya q siapkan dalam jangka panjang dimasa depan,,
Hancur dalam genngaman TAKDIR..
malah kau membantu takdir meluluh lantakkan jiwa dan semua ragaku,,
ARRRGGGGH..!!
teriakku mencoba mengontrol Amarah yang bergejolak.
sudahlah !!
bisakah aq melawan semua ini, bukankah aku berada dibawah kekuasaan takdir, !?
itulah hidup. "Rencana tak seindah fakta"
imajinasi yang dulu telah q rangkai seindah mungkin, kini sudah terbengkalai dengan lumut2 yang menghinggapi.
kubuang semua itu, ku hancurkan semuanya demi diriku tuk masa depan lebih baik meski kadang q masih menoleh kebelakang..
Pada akhirnya, datang padaQ WAKTU tuk bisa melupakanmu.
keindahan mulai tampak jelas didepanku. dunia yang dulu kelabu kini sudah beranjak Hijau menghiasi gerak aktifitasQ..
mataku kucoba melihat indahnya hidup yang berpeluang semakin indah pula, menjadi diri yang seperti dulu, kembali bangkit dari keterpurukan.
hmm... :)
Aku tersenyum melihat diriku bisa menenggelamkan dirimu, menghancurkanmu, dan menjadikanmu tak pernah ada dalam sejarah kehidupanku,
sekarang dirimu layaknya seperti angin yang datang untuk orang lain, tak sedikitpun aku terusik lagi oleh dirimu,
disaat kau menerpaku saat itulah kamu kemudian Lenyap menghilang, dan aku hanya ingin menyelipkan sedikit kata2 kepadamu, , ,
berterimakasihlah kepada seseorang yng membuat aq lupa padamu. ^_
itu secara nyata telah m'buat ingataanQ kmbali ke peristiwa bersamamu.
seperti kau telah mendaratkankan kembali benturan.
bukankah aku sekarang sedang terpuruk ??
bukankah aku sedang tenggelam dalam ingatan masa lalu nan kelam ??
Kau tak tau menau kan hal diriku, melainkan engkau bermain didalam khayalanku bersama orang2 yang kau terima dengan cinta,
Tertawa dalam seraingkain tangisanku , ,
gambaran indah yng telah q rangkai berhari-hari, berminggu-minggu, sampai berbulan-bulan,
gambaran yang sedianya q siapkan dalam jangka panjang dimasa depan,,
Hancur dalam genngaman TAKDIR..
malah kau membantu takdir meluluh lantakkan jiwa dan semua ragaku,,
ARRRGGGGH..!!
teriakku mencoba mengontrol Amarah yang bergejolak.
sudahlah !!
bisakah aq melawan semua ini, bukankah aku berada dibawah kekuasaan takdir, !?
itulah hidup. "Rencana tak seindah fakta"
imajinasi yang dulu telah q rangkai seindah mungkin, kini sudah terbengkalai dengan lumut2 yang menghinggapi.
kubuang semua itu, ku hancurkan semuanya demi diriku tuk masa depan lebih baik meski kadang q masih menoleh kebelakang..
Pada akhirnya, datang padaQ WAKTU tuk bisa melupakanmu.
keindahan mulai tampak jelas didepanku. dunia yang dulu kelabu kini sudah beranjak Hijau menghiasi gerak aktifitasQ..
mataku kucoba melihat indahnya hidup yang berpeluang semakin indah pula, menjadi diri yang seperti dulu, kembali bangkit dari keterpurukan.
hmm... :)
Aku tersenyum melihat diriku bisa menenggelamkan dirimu, menghancurkanmu, dan menjadikanmu tak pernah ada dalam sejarah kehidupanku,
sekarang dirimu layaknya seperti angin yang datang untuk orang lain, tak sedikitpun aku terusik lagi oleh dirimu,
disaat kau menerpaku saat itulah kamu kemudian Lenyap menghilang, dan aku hanya ingin menyelipkan sedikit kata2 kepadamu, , ,
berterimakasihlah kepada seseorang yng membuat aq lupa padamu. ^_